• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Harga Emas Melonjak 4%, Fokus Pasar Beralih ke Data NFP

Harga emas dunia melonjak lebih dari 4% pada perdagangan Rabu dan ditutup di level tertinggi dalam tujuh pekan terakhir. Penguatan dipicu optimisme negosiasi AS–Iran terkait Selat Hormuz yang menekan harga minyak ke sekitar US$70 per barel, sehingga meningkatkan harapan suku bunga tetap rendah dan mendorong minat investor terhadap emas. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.247 per troy ons dan masih berpeluang melanjutkan penguatan selama bertahan di atas area support. Pelaku pasar kini menantikan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat yang diperkirakan menjadi katalis utama pergerakan harga emas selanjutnya.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup menguat di level US$4.246,69 per troy ons setelah sempat menyentuh US$4.267,43, didukung sentimen positif dari meredanya kekhawatiran inflasi dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Fokus pasar kini tertuju pada rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) yang berpotensi menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed. Pada perdagangan pagi ini, emas diperdagangkan di kisaran US$4.247 per troy ons dengan peluang melanjutkan penguatan menuju resistance 4.320. Sementara itu, area 4.119 menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan apabila terjadi aksi profit taking.

Blog Photo

Harga Emas Menguat, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Kian Meningkat

Harga Emas Menguat, Optimisme Timur Tengah Dorong Sentimen Positif Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Selasa seiring melemahnya harga minyak dunia setelah muncul kabar bahwa AS dan Iran sepakat membuka kembali Selat Hormuz. Penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi dan meningkatkan harapan pasar terhadap peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.078 per troy ons dan masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target terdekat di area US$4.090. Selama harga bertahan di atas area US$4.060, prospek bullish masih terjaga. Namun, jika menembus ke bawah level tersebut, emas berisiko terkoreksi menuju US$4.045 hingga US$4.030.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga Emas Berpotensi Lanjut Menguat, Target Terdekat US$4.108 Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya setelah berhasil bertahan di atas level pivot harian. Penguatan ini menjaga sentimen positif pasar, dengan peluang kenaikan masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.054 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish dengan target terdekat di area US$4.108. Jika resistance tersebut berhasil ditembus, penguatan berpeluang berlanjut menuju US$4.139 hingga US$4.172. Sebaliknya, jika harga turun di bawah support US$4.044, tekanan bearish berpotensi membawa emas melemah ke area US$4.012 hingga US$3.981.

Blog Photo

Harga Emas Kokoh di Atas US$4.100, Peluang Naik Masih Terbuka

Harga Emas Lanjut Menguat, Didukung Data Ekonomi AS yang Melemah Harga emas dunia melanjutkan penguatan dan bertahan di atas US$4.100 per troy ons setelah data ekonomi AS menunjukkan perlambatan pertumbuhan dan inflasi. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi pasar bahwa The Fed berpeluang memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.103 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan kenaikan selama bertahan di atas level pivot 4.084, dengan target terdekat di area 4.120. Jika level tersebut ditembus, penguatan berpotensi berlanjut menuju 4.140–4.160. Sementara itu, penurunan di bawah pivot dapat membuka peluang koreksi ke area 4.065–4.045.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup menguat di US$4.103,54 per troy ons setelah sempat menyentuh level tertinggi US$4.120,17 pada perdagangan Kamis. Sentimen positif masih didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menyusul data ekonomi AS yang melambat. Pada perdagangan pagi ini, emas masih bergerak dalam bias bullish selama bertahan di atas pivot 4.084. Jika mampu menembus resistance 4.140, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju 4.176. Sebaliknya, jika turun di bawah pivot, emas berpotensi terkoreksi ke area 4.048 sebagai support terdekat.

Blog Photo

Harga Emas Menguat Usai Keputusan The Fed, Tren Bullish Berlanjut?

Harga Emas Rebound Usai FOMC, Berpeluang Lanjut Menguat Harga emas dunia rebound setelah sempat turun di bawah level psikologis US$4.000 per troy ons. Penguatan terjadi usai hasil rapat FOMC yang mempertahankan suku bunga di level 3,75%, sehingga memicu aksi bargain hunting meski kenaikan masih tertahan oleh menguatnya harga minyak dunia. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.064 per troy ons dengan bias bullish. Selama bertahan di atas level pivot harian, harga berpeluang menguji resistance di area US$4.080. Jika berhasil ditembus, target kenaikan selanjutnya berada di area US$4.100 hingga US$4.120. Sebaliknya, jika turun di bawah pivot, emas berpotensi melemah menuju support US$4.040, lalu US$4.020 hingga US$4.000.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga Emas Rebound, Fokus Tertuju ke Area US$4.080 Harga emas dunia ditutup menguat setelah sempat turun di bawah level psikologis US$4.000 per troy ons. Sentimen positif datang dari hasil rapat FOMC yang mempertahankan suku bunga di level 3,75%, sehingga mendorong aksi beli di pasar. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.064 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bullish selama bertahan di atas pivot 4.059. Resistance terdekat berada di US$4.123, sementara support berada di US$4.002. Jika mampu menembus resistance, harga berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, apabila turun di bawah pivot, tekanan bearish berpotensi membawa emas kembali menguji area support.

Blog Photo

Emas Melemah Menanti Sinyal Suku Bunga The Fed

Harga emas dunia melemah lebih dari 1% pada perdagangan Selasa karena pelaku pasar memilih menunggu hasil rapat FOMC pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh. Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga masih menjadi faktor utama yang membatasi pergerakan emas, di tengah tekanan inflasi global akibat kenaikan harga minyak. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.029 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bearish. Selama harga bertahan di bawah area US$4.050, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target menuju US$4.000, kemudian US$3.970 hingga US$3.940. Sebaliknya, jika mampu kembali bertahan di atas US$4.050, peluang rebound terbuka dengan target kenaikan ke area US$4.075 hingga US$4.100.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup melemah setelah pelaku pasar mengurangi posisi menjelang pengumuman hasil rapat FOMC. Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh masih menjadi sentimen utama yang menekan pergerakan emas. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.029 per troy ons dan masih bergerak di bawah level pivot US$4.040, sehingga bias jangka pendek tetap bearish. Selama harga bertahan di bawah US$4.070, tekanan jual masih berpotensi menguji area US$4.000 hingga US$3.970. Sebaliknya, jika mampu kembali menembus US$4.070, peluang rebound terbuka menuju US$4.111.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?